Entry: Jejak Luka yang Mengering Mar 21, 2009



Jejak Luka Yang Mengering




Ketika pagi membuka hari
dan Ketika senja kembali datang
Ranting-ranting rapuh jatuh ke tanah
Bersama waktu yang semakin menua
Jejak-jejak luka kini telah mengering
Debu dan tanah memeluk jiwa kami yang pergi

Kepada semua yang tak berhati nurani
Kepada semua yang diperkuda kekuasaan
Bagimu kami hanyalah ranting kering

Tapi kami jiwa-jiwa bernurani
Kami terbang bersama sayap keadilan
Kepada kebenaran sejarah kami hinggap

Untuk jejak luka yang mengering





Pasar Minggu, 11 Maret 2009
Agung Arif Budiman

Didedikasikan untuk para korban pelanggaran Ham

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments